RSS Feed

Love is F&B

is-food-love-575x262

 

Tittle: Love is F&B

Author: dkcappucino

Casts: EXO-K members and OCs

Genre: Fluff (aww!)

Length: 795 words (totally)

Disclaimer: the story is officially mine. Mr . Google help me for the pic hihi~

A/N: ini sebenernya udah lamaaaa banget mengendap di folder dan baru sempet di publish sekarang (dih, sok sibuk!). Oh ya ini awalnya mau dijadiin kumpulan drabble tapi sedikit kepanjangan dan jadilah whatever-ini-disebut-apa hehe.. Dan,tolong dimaafkan soal EYD, tanda baca, dan segala hal tentang mereka ^^v

Enjoy it!

 

Food is symbolic of love when words are inadequate.” —Alan D. Wolfelt

Cinta itu seperti buah lemon. Cerah dan menyegarkan, walau rasanya masam.

Seperti ketika Chanyeol memberiku kejutan ulang tahun. diam-diam ia menyelinap  di apartemenku ketika aku pergi kerja. dia membuat pesta kejutan kecil untukku. ia membuat kue, menghias ruangan dengan pernak-pernik pesta, dan tentu saja memberiku kado. aku tak pernah melihatnya melakukan seperti ini padaku. Yap! ini membuatku senang luar biasa. tapi tidak sampai aku mengetahui kondisi dapurku. Dia membuat Mr Ovie ku kotor, memecahkan salah satu gelas, dan tentu saja mengotori dapurku dengan sisa-sisa bahan yang belepotan di sana sini. Aku hanya berdiri terpaku sambil tersenyum miris, sementara chanyeol dengan santai menunjukkan deretan gigi putihnya sambil berkata “ini semua demi kau, sayang. Aku juga membuatkan jus lemon special kesukaanmu untuk kita berdua.”

 

 

Cinta itu seperti es krim coklat. Manis dan innocent.

Kai menyodorkan beberapa lembar uang. “terima kasih paman!” matanya tampak berbinar menatap es krim di tangannya.

“paman, aku mau rasa coklat!” seru sebuah suara. Kai menoleh. Seorang gadis kecil berambut sebahu dengan bandana hitam bermotif polkadot merah.

“wah.. sayang sekali es krimnya sudah habis..” kata paman penjual es krim.

“Benarkah? Yaahh..” keluhnya lalu berbalik.

“i-ini untukmu,” kata kai seraya menyodorkan es krim miliknya.

“kai?” gadis itu mengerjap-erjap menatap kai.

“ambillah,” katanya lagi.

“itu kan es krimmu.”

“tidak apa-apa.. ini untukmu”

Gadis kecil itu menatap kai lalu tersenyum. “benarkah?”

Kai tersenyum lebar. “tentu saja!”

 

 

Cinta itu seperti nasi. Kau bisa mati tanpanya.

Hal pertama yang dilakukan junmyeon ketika membuka laptop adalah membuka software video call.

“jooyeon? Apa sudah tersambung?” ia mengarahkan pandangannya pada kamera di laptopnya.

“sudah! Sudah!” jawab jooyeon di seberang. “kenapa kemarin tidak menghubungiku?” todongnya.

“aku kan sudah kirim email, aku sibuk sekali kemarin. Kenapa? kau merindukanku?” goda junmyeon.

“tidak usah merayuku!” sahut jooyeon pura-pura galak.

“hahaha! Sehari tidak bertemu denganku saja kau seperti ini,” goda junmyeon sambil menyuapkan nasi ke mulutnya.

Jooyeon mengernyit. “kau.. masih makan nasi?”

“uhm! Kenapa?” tanya junmyeon dengan mulut penuh.

“kukira kau hanya makan kentang dan roti di LA..”

“haha! Aku bisa mati kelaparan kalau sehari tidak makan nasi. Seperti ketika sehari aku tidak menyapamu seperti ini~”

 

 

Cinta itu seperti makanan di restoran Prancis. Mahal dan berkelas.

“baekhyun! Lihat!” seru jinhee seraya menunjukkan sebuah amplop di tangannya.

“apa isinya?” baekhyun membukanya. tampak beberapa lembar uang menyembul dari sana.

“ini punya kita”

“huh?”

“hey, kau tidak ingat? Seminggu lalu kita kan mengirimkan undian berhadiah. Baekhee.. baekhee..”

“kita.. kita menang?!”

Jinhee mengangguk cepat sambil tersenyum lebar.

“yeaaahh!!!” baekhyun menggenggam tangan jinhee lalu menggerak-gerakkannya bersamaan dan melompat-lompat. Tiba-tiba ia berhenti “tapi mau kita apakan?”

“tabung?”

“ah.. itu terlalu mainstream. Beli es krim?”

“baek.. itu juga mainstream. Bahkan kita bisa beli untuk teman-teman sekelas”

Sejenak, mereka tenggelam dalam imajinasi masing-masing. Tiba-tiba mata mereka tertuju pada satu tujuan. “Riviera!” seru mereka bersamaan.

“nanti malam jam 7, aku akan menjemputmu. Berdandanlah yang cantik ma cherie!” kata baekhyun lalu mengecup tangan jinhee.

 

 

Cinta itu seperti bubble tea. Ada sensasi mengejutkan yang lembut di setiap sedotan.

“Sarah.. bangun! sarah!” seseorang menggoyang-goyangkan tubuh Sarah.

Perlahan Sarah membuka matanya. Samar-samar ia melihat satu cup bubble tea tak jauh dari tumpukan laporannya. Ia mengangkat kepalanya dengan malas lalu meregangkan tubuhnya. Jam di ponselnya menunjukkan pukul 9.30 pm. Rupanya ia tertidur setengah jam saat mengerjakan laporan. “sehunie?”

“kau belum makan kan?” Sehun menunjukkan dua kotak nasi lalu duduk di sebelah Sarah. Ia meletakkan salah satunya di hadapan Sarah.

“darimana kau tau?” tanya Sarah sambil mengambil bubble tea yang ada di antara kertas-kertas laporan.

“hey! Ini punyaku!” sehun lebih cepat menyambarnya lalu meminumnya. “ini,” katanya sambil memberikan cup lain.

“dasar pelit..” cibir sarah sambil meminum bubble tea miliknya.

“setidaknya aku tidak pelit datang kemari untukmu kan..” balas sehun sambil mengulum senyum.

 

 

Cinta itu seperti pancake. Sederhana, hangat, manis, dan lembut.

Jenie kesal dengan kyungsoo yang sering sulit dihubungi. Kyungsoo sebal dengan Jenie yang sering mengubah rencana tiba-tiba.

“aku di jalan. aku sudah menghubungimu sejak tadi,” ucap jenie di telepon.

“kenapa pagi-pagi sudah ke rumah Hyeri? Kau tidak kuliah?”

“dia sakit kyungsoo. Aku juga sudah bilang soal itu TADI. Kau punya ponsel untuk apa?” jenie memutar bola matanya. “aku tidak ikut kelas pagi ini.”

“haah~ kebiasaan..” desah Kyungsoo.

Jenie berdecak kesal. “kau tau kan dia tem—“

“ya.. ya.. aku tau! Aku mau bersiap.” Tut! Tut! Tut!

***

Sore harinya kyungsoo berjalan ke kedai kopi favoritnya (dan Jenie), sayangnya kali ini dia sendiri.

“Americano,” katanya sambil mengacungkan jari telunjuk di depan dada.

“caramel macciato,” kata seseorang di sebelahnya. Hey, itu Jenie!

Mereka beradu tatap sebentar, lalu kembali memalingkan muka.

“Americano. Caramel macciato.” Pelayan menyodorkan masing-masing pesanan mereka. “ada lagi?”

“ada blueberry pancake?” kata mereka hampir bersamaan. Mereka kembali beradu tatap.

“ehm.. maaf blueberry pancake-nya tinggal satu”

“oh.. kalau begitu untuknya saja,” sahut kyungsoo.

“tidak! untuk dia saja,” kata Jenie cepat. Kyungsoo menoleh ke arah Jenie yang mengulum senyum.

“baiklah, kami pesan satu!”

 

-FINISH!-

thanks for reading!  ^o^

Advertisements

About dkcappucino

A small person in a world of big people || dkhapsari.tumblr.com

5 responses »

  1. ihhhaaaa~ aku suka perumpamaan yang kamu pake di, sama quote yang di awal tulisan ^^b
    trus aku jadi melayang baca tulisan ini (?)
    tapi… diantara 6 bagian, aku paling suka bagiannya kyungsoo T^T “Cinta itu seperti pancake. Sederhana, hangat, manis, dan lembut.” awwwww maaaak~ cucok sangat buat pribadi kyungsoo >..<
    bikin versi BAP, di *eh* XD

    Reply
    • yang bagian kyungsoo itu padahal bikinnya pas udah lamaaa banget. jadi pas yang lain ud jadi, bagian dia paling terakhir hehehe… *hug kyungsoo
      aiiinggg~ gomaptaaa itaa!! :* :*
      ehm.. iya sebenernya pengen bikin yang versi lain tapi, entahlah hehehe.. ^^v
      makasih yaaa udah mampir baca ^^

      Reply
      • hiks.. dedek (?) kyungsoo dilupakan T^T
        tapi bagian itu kayak jadi penutup yg pas banget ^^ eit..tapi ngga pake hug hug kyungsoo ‘-‘ aku aja sini yang peluuk~ XD *diamuk exo-L*

  2. beuuuuuhhhh diaaaaannnn hehe
    paling suka punya mama lah haha kan orang indonesia bgt tuh hehehe
    ikutan ah….

    love is like a unicorn, fluffy and full of rainbows — me with yixing
    love is like an angel, always protect me whenever and wherever — me with junmyeon
    love is like a coffee, bittersweet — me with luhan n xiumin n someone #hiks #eh #hahaha

    love is like a pizza, there are 12 slices in it — me with exo

    #curcol

    btw, karena sambungan telp mu tiba” mati, jadi ya……….gitu deh

    Reply
    • ternyata beneran menemukan namamu di sini! hahaha… tengs lho onew ud bersedia mampir *senyum manis* *pipi merona*
      awkwkwkwk.. lhah.. siapa dulu dong cinta pertamanya *lhah siapa?*

      err.. tunggu, itu kenapa sebut2 abang junma juga yaa?
      betewe kalo mo bikin fanfict galau2an sana bikin sendiri awkwkwk..

      12? yakin 12nya cuman buat exo doang? nggak sama 12 12 yang lain nih? *kedip kedipin onew*

      eh? jadi ya gimana maksudnya?

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: