RSS Feed

Behind the Bars

Posted on

imagess

 

Tittle: Behind the Bars

Author: dkcappucino

Casts: Bang Yong Guk | Jin ah (OC)

Genre: (tentukan sendiri! hehehe..)

Length: <800 words

Disclaimer: the story is officially mine. The pic is taken from google ^^v

 

-Apa yang kau harapkan dariku?-

 

Yongguk tidak menyentuh sup di depannya. Matanya menghujam dingin iris cokelat gelap yang tampak tenang.

“rasanya sudah lama kita tidak bertemu. Kau tampak lebih kurus..” jin ah tersenyum datar lalu menghela nafas. “kau harus makan banyak. Aku tidak ingin melihatmu sakit seperti bulan lalu..”

“apa yang kau inginkan jin ah?”

Jin ah tersenyum dengan sudut bibirnya. “makan saja supmu..”

Yongguk memalingkan wajahnya sejenak. “hentikan. Sudah kubilang berapa kali jangan kemari, jangan kunjungi aku lagi,” katanya.

“baiklah, ini terakhir kali..” sahut jin ah ringan. “aku hanya ingin melihatmu makan sup rumput laut buatanku, apa itu dilarang?”

Tidak ada jawaban. Selama beberapa saat, mereka tenggelam dalam keheningan yang mereka ciptakan di tengah hiruk pikuk penjenguk lain. Perlahan Yongguk mengambil sendok sup lalu memakan supnya yang mulai dingin. Jin ah hanya duduk diam mematung tanpa mengalihkan pandangannya sedikit pun dari pria di depannya. Sesekali seulas senyum tipis tampak di wajah ovalnya hingga yongguk tak menyisakan setetes kuah pun di mangkuk.

“senang melihatmu seperti ini..” jin ah tersenyum menunjukkan lesung pipit tipis di kedua pipinya. “selamat ulang tahun bang yongguk..”

Yongguk hanya diam.

“setelah ini aku akan memenuhi janjiku. Aku mungkin tidak akan mengunjungimu seperti bulan-bulan sebelumnya. Aku akan ke Seoul, aku diterima bekerja di sebuah koran nasional. Aku tidak tahu kapan bisa pulang, mungkin 6 bulan lagi, 10 bulan, 1 tahun, 2 tahun, entahlah..”

Yongguk masih diam.

“..maaf,” ujar jin ah. Kepalanya sedikit tertunduk.

“kau tidak perlu minta maaf. Pergilah jin ah.. Kau pantas mendapatkannya,” sahut yongguk, kali ini terdengar lebih lembut.

“aku tidak tahu apakah 11 bulan lagi aku bisa pulang..” ia tersenyum getir.

“kau tidak perlu memikirkan hal itu. Jangan pedulikan”

Ruangan sedikit lebih sepi. Beberapa orang tampak sudah kembali ke selnya dan para penjenguk sudah pulang. Jam berkunjung memang hampir habis.

“jika ada sesuatu kau bisa menghubungiku..” jin ah menyodorkan secarik kertas pada yongguk. Di sana tertulis deretan nomor milik jin ah dan dibaliknya tercantum sebuah alamat. “itu alamat apartemenku.. Kau bisa berkunjung nanti, jika kau mau..”

Tak ada jawaban dari yongguk. Ia hanya memandangi kertas di tangan kanannya lalu beralih pada jin ah. “tapi aku tidak janji..”

“aku tidak memintamu untuk berjanji. Kau hanya perlu datang jika kau mau,” kata jin ah. ia lalu melihat jam tangan peraknya. “maaf aku tidak bisa tinggal lebih lama..” lanjutnya seraya mengemasi barang-barangnya.

“jin?” panggil yongguk tiba-tiba.

“hm?”

“boleh aku bertanya sesuatu sebelum kau pergi?”

“mm.. tentu..”

“apa yang membuatmu selalu datang kemari?”

“karena kau di sini.” jin ah menatap mata yongguk sekilas lalu kembali disibukkan dengan barang-barangnya.

“bahkan keluargaku pun tidak pernah kemari, jin. Aku bukan orang baik. Apa yang kau harapkan dariku?”

“untuk itulah aku datang kemari. Aku hanya berharap kau baik-baik saja di sini. bukankah aku sudah sering bilang tentang hal itu..” jin ah membenarkan posisi duduknya. “Yongguk, aku tahu, kau tidak pernah terlibat dengan pembunuhan itu. Bukan kau yang memukul Gunwoo sampai tewas. Kau membencinya, kau memang memukulnya, tapi kau tidak membunuhnya. Gunwoo tidak tewas karenamu. Dia tewas karena seseorang di luar sana, bukan begitu?”

Yongguk hanya termenung mendengarnya. “darimana kau tahu?” tanyanya setengah berbisik.

“keluarga korban ingin membuka kembali kasus ini. kudengar mereka akan melakukannya hari ini. mereka rasa kasus ini masih belum sepenuhnya tuntas. Beritanya akan keluar besok..” jin ah tersenyum lebar. “dan aku yakin kau lebih tahu tentang itu..”

Yongguk mengalihkan pandangannya sejenak “aku tidak bisa membiarkan adikku di sini, jin. dia…” yongguk tidak melanjutkan kalimatnya, seakan ada yang mengganjal di kerongkongannya.

“tapi hukum harus tetap ditegakkan.”

Yongguk menghela nafas berat. “Orang tuaku begitu membangggakannya. Aku tidak bisa membayangkan betapa buruknya keadaan ibuku jika dia tahu yang sebenarnya..” katanya, Manik gelapnya menatap kosong ruang di hadapannya.

“karena itulah aku selalu datang kemari,” ujar jin ah lirih. “aku harus pergi sekarang. sampai jumpa, yongguk..” pamit jin ah. ia meninggalkan seulas senyum yang tampak dipaksakan lalu bergegas berbalik dan pergi. Sementara yongguk hanya bisa menatap tubuh gadis itu menjauh darinya dengan cepat. Ia bisa melihat gadis itu sedikit menundukkan kepalanya, membiarkan rambut hitamnya hampir menutupi seluruh wajahnya. Yongguk masih duduk diam, memandangi punggung gadis itu bahkan hingga benar-benar lenyap dari pandangannya.

 

-THE END-

 

A/N

really sorry for the simplicity. Soalnya ini dibuat di tengah ke-hectic-an akhir semester hehe.. ^.^v

maaf atas typo yang bertebaran, bahasanya yang kaku, dan berbagai kekurangan lainnya. Untuk itu, mohon review-nya bagi pembaca sekalian yang budiman.. really need it! *setengah maksa haha*

Thanks for reading! ^^

Advertisements

About dkcappucino

A small person in a world of big people || dkhapsari.tumblr.com

9 responses »

  1. Rest_caramelMH

    *judging you HARD* *hugs yongguk tightly* why you made him suffered in this story?!!

    oh btw, did you finally made you’re comeback?? hehe
    welcome back!!! *ini apa coba* *makin ga jelas*

    aku suka bahasamu disini di…kebiasaan baca novel terjemahan kali ya, jd lebih suka bahasa formal gini…dan ga kaya laporan kok, jd ga ada yg harus di revisi *tiba” inget laprak yg blm tersentuh,padahal deadline 5hari lagi* /sobs/

    back to the story…ini sedih bgt di T.T
    ga ada sequelnya nih?? atau sengaja emang dibuat kaya gini??

    Reply
    • comeback? uhm.. well.. ga tau hahaha.. sebenrnya mau post yg fluff tapi mandeg, hehe…
      iya nih aku merasa berdosa gegara pas di tengah bikin ini MV-nya keluaaarrr
      maaasss maafkeen akuu! T.T

      err.. mgkn lbh tepatny lbh tepatnya baca dan terjemahin ebook dan jurnal bhs inggris.. haha.. (tips bikin ff nomor 1)

      ga ada. emg sengaja aku bikin begini. aku lg suka yg nggantung2 hihihi..

      btw matur nuwun onew.. *bow 90 dgree*

      Reply
  2. Rest_caramelMH

    kepencet…

    lanjut komen…

    tp gitu jg udah bagus jd ada kesan misteriusnya gitu…seolah-olah mau menggambarkan pengorbanan yongguk…
    great job dear 🙂
    keep writing will ‘ya? hehe
    I’ll be back…soon… *not promise though*

    Reply
    • makasih makasih… *dadah dadah kayak menang award*
      maybe.. hehe…
      that’s your promise. harus ditepati. pokoknya ogg, aku ga mau tau /super pout/ *apasih di hahaha…*
      i’ll wait you onew~ ^^

      Reply
  3. di.. aku ga nyangka ini tentang penjara.. ya ampun, awalnya aku kira si Yongguk tuh kecelakaan trus amputasi atau apalah T^T aku suka cerita yg kayak gini di, misterius >.< hihihi
    bahasa yang kaku justru bikin romantis (?) *apa sih* ini singkat tapi mengena, di sini *nunjuk hati* dan bikin ngenes banget pas tahu Yongguk berkorban untuk adiknya TT^TT sini peyuk sini~
    lanjutin FF ini lah di.. 😉 *kedip2 unyu*

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: